Kamis, 04 Agustus 2016

Pengulangan Juga Bisa Membuat Dirimu Cantik

Selama saya duduk di bangku pendidikan formal saya di Universitas Atmajaya Yogyakarta, saya juga menjalani pendidikan non formal yaitu Modeling School di LPK Papmi Yogyakarta. Sejak bergabung dengan Yoyon AT. Management pada tahun 2007, saya mulai menjalani aktivitas saya di dunia tersebut, entah itu saat pendidikannya ataupun saat nge’job’nya. Di dunia tersebut saya mengenal lingkungan yang lebih luas lagi selain di lingkungan kampus dan keluarga, saya mengenal banyak orang dari berbagai profesi, mulai model itu sendiri, designer, hingga fotografer.

Saya juga belajar banyak hal dari dunia Modeling sendiri, terutama belajar untuk lebih mengenal diri saya sendiri. Saya sadar bahwa banyak sekali orang di luar sana yang mengira bahwa menjadi seorang model identik dengan baju yang bagus dan juga barang, serta perawatan yang mahal. Akan tetapi mereka sama sekali tidak tau bahwa kami di balik layar justru berjuang keras agar saat kami tampil di catwalk ataupun di depan kamera terlihat bagus dan sempurna.

Perjuangan keras tersebut tidak hanya karena saat tak ada job hampir setiap hari harus terus saja latihan berjalan, berekspresi dan juga berpose, belum lagi saat pagi-pagi buta ataukah hingga tengah malam harus bertahan dengan make-up, juga di saat harus menggunakan highheels dengan begitu luwesnya disambi berpose saat ada di atas catwalk. Akan tetapi ada perjuangan lebih sulit di balik yang sudah saya sebutkan tadi, yaitu perawatan tubuh dan wajah tentu saja. Badan yang terus saja digunakan untuk berjalan dan berpose tentu saja membutuhkan perawatan tertentu, dari kesehatannya sendiri, bentuknya, juga perawatan kulit hingga apa yang kita kenakan. Apalagi wajah yang terus saja diberi make-up hampir sepanjang waktu, tentu membutuhkan perawatan agar tak ada iritasi, jerawat, atau masalah kulit lainnya.

Saya ini bukan termasuk orang yang suka menghabiskan waktu untuk berada lama-lama ada di salon, tetapi saya suka sekali dengan berbagai macam bentuk perawatan tubuh ataupun wajah (lulur, rempah, dll). Saya ingin berbagi pada anda semua tentang bagaimana merawat itu semua dengan biaya yang mungkin tidak akan dibayangkan kebanyakan orang. Anda hanya membutuhkan dorongan niat dan menjadikannya kebiasaan tentu saja.

Saya juga bukan termasuk orang yang melakukan perawatan wajah di dokter ataupun beauty care manapun. Jujur kalau saya ditanya berapa kali saya pernah melakukan suatu treatment untuk wajah, jawabannya baru sekali yaitu pada saat usia saya 25 tahun kemarin, dan itupun berupa totok wajah dikarenakan wajah saya seperti kelelahan (pegal dan sering sakit kepala), selain itu saya belum pernah. Anda percaya dengan apa yang saya katakan?? Entah anda percaya atau tidak, tapi hal itulah kenyataannya, yang benar-benar terjadi pada saya. Anda boleh menanyakan pada orang-orang terdekat saya kalau anda membutuhkan bukti.

Untuk masalah pakaian juga aksesoris yang saya kenakan pun, saya termasuk orang yang gak ‘neko-neko’. Apa yang saya pakai tidak harus bermerk terkenal, atau yang sedang ngetrend, walaupun mungkin jika dilihat dari sudut pandang salah satu profesi saya yaitu sebagai model seharusnya saya mengenakan semua barang itu. Tetapi saya punya sudut pandang sendiri tentang hal ini, saya rasa cantik itu tak harus mahal, hanya perlu ‘cocok’.

Cantik bukan lagi identik dengan tubuh yang sempurna, kulit putih, ataupun memakai pakaian dan aksesoris bermerk. Cantik adalah ketika anda mampu membuat orang ‘melihat’ pada diri anda yang terawat dan penampilan anda yang mungkin sederhana tapi sangat cocok dengan karakter pribadi anda. Semua wanita diciptakan dengan keunikannya sendiri, dengan ke’cantik’annya sendiri, jadi tidak akan bisa dibandingkan satu sama lain. Saya suka sekali melihat orang yang mungkin kebanyakan orang katakan dia tidak cantik, tetapi tubuhnya sangat terawat dan penampilannya pun terjaga, bagi saya dia pastilah terlihat cantik.

Untuk mempercantik diri anda sendiri, saya sarankan beberapa tahapan khusus yang selama ini juga saya jalani, seperti berikut :


· First, IDENTIFY YOURSELF, ACCEPT AND LOVE (KENALI DIRI ANDA, TERIMA DAN CINTAILAH)

Setiap orang dikaruniai kelebihan dan kekurangan masing-masing di dalam dirinya, kenalilah itu. Apakah anda telah dikaruniai mata yang bagus, rambut yang bagus, bibir yang indah, atau apapun, cobalah lihat dan kenalilah satu persatu. Lalu untuk kulit, siapa yang bilang jika anda memiliki kulit yang hitam itu tidak bagus? Semua kulit, entah itu putih ataupun hitam baru akan terlihat buruk apabila anda tidak merawatnya. Ada seseorang dengan kulit hitam tetapi dia mampu merawatnya dengan baik akan terlihat sangat eksotis dan menawan.

Jadi sekarang, perhatikanlah di depan cermin, lihatlah apa yang anda miliki, dari rambut, wajah, tubuh, kulit, hingga mata kaki. Kenalilah bagaimana bentuknya, warnanya, teksturnya, lalu terimalah. Jika ada kekurangan di sana kenalilah dulu lalu juga terimalah.

Setelah itu baru mulailah cintai diri anda apa adanya, cintailah apa yang anda miliki tersebut dengan menonjolkan kelebihan anda.

Anda tidak perlu membandingkannya dengan siapapun di dunia ini, karena sekali lagi seperti apa yang sudah saya bilang tadi bahwa semua wanita diciptakan dengan keunikannya sendiri, dengan ke’cantik’annya sendiri, jadi tidak akan bisa dibandingkan satu sama lain.


· Second, FORM THE CHARACTER OF YOURSELF (BENTUKLAH “KARAKTER” DIRI ANDA)

Setelah anda mulai mengenali diri anda dengan baik, mengetahui apa saja yang anda miliki mulai dari kelebihan hingga kelemahan, ini saatnya anda memasuki tahap kedua yaitu PEMBENTUKAN KARAKTER. Karakter yang saya maksudkan di sini adalah karakter asli dari diri anda, bukan hasil dari melihat orang lain. Anda tentu tahu, pada saat anda melalui proses pada tahap pertama di atas, anda pasti mulai juga bisa memilah mana bagian yang bagus dan mana pula bagian dari diri anda yang memiliki kekurangan. Seperti layaknya jika difoto, angle mana yang bagus dari anda dan mana yang tidak. Hal ini akan sangat membantu diri anda untuk membentuk karakter diri anda sendiri.

Ada berbagai macam karakter yang ada, diantaranya bisa berupa ‘kalem dan lembut’, tomboy, feminim, anggun dan keibuan, aktif dan ceria, dsb. Anda bisa menilai sendiri di depan cermin karakter manakah yang lebih dominan di dalam diri anda dan terlihat bagus untuk lebih ditonjolkan. Pembentukan karakter di sini juga akan membantu untuk menutupi kekurangan anda, bagus apabila bisa diperbaiki, namun apabila tidak memungkinkan, akan lebih bijaksana bila bisa disiasati dengan cara ini. Dan yang paling penting dari pembentukan karakter ini adalah anda tidak perlu menjadi ‘orang lain’, anda hanya harus mengembangkan apa yang memang sudah anda miliki secara alami. Proud of being yourself!


· Third, TAKE CARE OF YOURSELF (RAWAT DIRIMU)

Di tahap ketiga ini, dimana anda harus mulai merawat apa yang anda miliki. Saya yakin setelah anda mengenali diri anda, lalu menemukan karakter dan mulai membentuknya juga, anda tentu ingin membuat yang telah ada tersebut terlihat lebih bagus. Perawatan diri menurut anggapan saya pribadi merupakan salah satu bentuk rasa syukur atas karunia yang kita dapat pada keseluruhan tubuh kita, tidak hanya untuk orang lain tetapi setidaknya membuat diri sendiri nyaman dengan tubuh kita. Perawatan tidaklah harus dijalani dengan menghabiskan banyak waktu di salon atau beauty care lainnya dan tentu dengan biaya yang tidak murah. Anda hanya harus melakukan perawatan yang mungkin dinilai sangat sederhana tetapi dikerjakan secara rutin. Jangan katakan kepada saya anda tidak memiliki cukup waktu untuk melakukannya, karena hal itu hanya membutuhkan waktu beberapa menit dalam sehari, yang mungkin anda bisa juga lakukan saat menjelang tidur, atau di sela-sela kesibukan anda. Saya katakan bahwa hal ini sangat tidak akan menyita waktu anda sehingga sangat mungkin juga untuk dilakukan oleh setiap orang. Anda hanya membutuhkan dorongan dan keinginan lebih dari dalam diri anda. Tentu saja kita ingin memiliki kulit halus terawat, juga wajah yang terawat, apalagi bagi seorang wanita itu merupakan salah satu mood booster untuk hari-harinya.


· Fourth, MATCH YOUR FASHION STYLE WITH YOUR CHARACTER (PADUKAN GAYA BERBUSANAMU DENGAN KARAKTER PRIBADIMU)

Tahap keempat ini berhubungan dengan penampilan anda untuk membalut tubuh anda yang telah anda rawat tadi dengan cantik. Penampilan seperti layaknya cover sebuah buku, orang yang baru pertama kali bertemu dengan anda, mau tidak mau, akan menilai dan mengenal anda melalui penampilan anda terlebih dahulu sebelum jauh menelusuri kepribadian anda di dalam, tentu jika selanjutnya anda mengijinkannya setelah itu. Namun dari situ kita tahu bahwa begitu pentingnya arti penampilan yang akan menentukan untuk pertama kalinya gambaran tentang siapa diri kita. Jika penampilan anda rapi dan hormat, akan tidak mungkin orang lain memperlakukan anda dengan tidak hormat, atau jika penampilan anda tidak pantas, tidak akan mungkin juga anda akan ditanggapi dengan lebih baik.  

Saya katakan tadi bahwa penampilan merupakan gambaran awal tentang siapa diri kita. Pada tahap pertama dan kedua tadi, anda sudah saya ajak untuk mengenali diri anda dan mengetahui karakter diri anda yang sebenarnya serta mulai membentuknya (menguatkannya). Nah, jadikan tahap keempat ini untuk memperkuatnya, anda bisa memadukan atau mencocokan gaya berpakaian anda dengan karakter yang anda miliki. Jadi, ketika nanti ada orang yang bertemu dengan anda, dia bisa langsung mengetahui oh bahwa anda termasuk orang yang seperti ini, sesuai dengan karakter anda pribadi.


· Fifth, REPETITION MAKES PERFECT (PENGULANGAN MEMBUAT SEMPURNA)

Quote “REPETITION MAKES PERFECT” ini saya jadikan tahap kelima dan tahap final dalam beauty self ini. Qoute inilah yang selama ini saya jalani dan saya yakini menentukan segala jerih payah yang akhirnya tak terasa menjadi sebuah kebiasaan yang berulang yang nantinya akan membuahkan hasil yaitu kepuasan terutama untuk diri anda sendiri. Saya cenderung menilai bahwa ‘repetition’ / pengulangan yang lebih banyak orang menyebutnya menjadi sebuah kebiasaan akan membawa dampak yang lebih baik dibandingkan dengan harus melakukan suatu hal dengan hati. Iya memang benar sekali bahwa kita memerlukan niat yang benar-benar didasari dari hari pada mulanya, akan tetapi harus tidak dipungkiri bahwa pada suatu titik, kejenuhan akan tetap menghampiri. Maka dari itu sesuatu yang berasal dari hati itu harus dibungkus dengan pengulangan yang dilakukan terus menerus hingga mungkin kita sendiri tidak sadar, dan itulah yang akhirnya akan membawa dampak sebuah hasil yang anda impikan.


Kelima tahapan di atas lah yang selama ini saya jalani, tentu tidak instant. Diperlukan waktu untuk menjadikan prosesnya membuahkan hasil. Dan yang paling penting adalah tidak mudah menyerah. Jenuh itu pasti datang ke setiap orang, lalu bagaimana saya mengatasinya dalam proses yang saya jalani tersebut? Bangun pengulangan itu menjadi sebuah kebiasaan yang tidak anda sadari.


Oke, Selamat Mencoba dan Memanjakan Diri Sendiri! 


Kamis, 07 Juli 2016

Pengulangan: Sebuah Kebiasaan Yang Menjadikan Ruang Indah

Ada yang pernah bilang pada saya bahwa “Keadaan kamar itu adalah gambaran suasana hati dari penghuninya..”. Itulah sebabnya mengapa dari kamar atau ruangan yang berantakan tersebut kebanyakan kita akan menemui penghuni yang hatinya mungkin belum ‘tenang’, gampangannya begini kita akan ambil kesimpulan dari pernyataan tadi bahwa kalau suasana hati kita sedang buruk tentunya terkadang membersihkan diri saja kita akan malas, apalagi membersihkan ruangan, sebaliknya kalau suasana hati sedang baik maka kita akan lebih semangat untuk menata kamar.

Tapi di sini saya akan mencoba menggunakan teori kebalikan dari pernyataan tadi, bahwa dari kamar dan ruangan yang bersih lah kita akan menemukan mood yang lebih baik, karena aktivitas kita tentunya akan dimulai dari rumah, yang tentu saja terdiri dari ruangan-ruangan tadi, apalagi kamar tidur. Melihat ruangan dan kamar tidur yang tertata dengan baik secara psikologis akan membuat pikiran kita lebih tenang dan jernih.

Hal ini saya secara pribadi saya alami, di saat dulu mungkin saya agak malas untuk menata ruangan, tetapi ya karena ilmu yang saya dapat di bangku perkuliahan mulai membiasakan saya untuk memperhatikan detail ruangan yang ada di sekitar saya, yang akhirnya membuat sudut pandang saya sedikit lebih fokus ke arah penataan ruang. Itu tentu saja tidak berlangsung secara instant, sedikit demi sedikit saya mulai dan akhirnya pada suatu titik saya menemukan ruangan di sekitar saya sudah tertata rapi.

Lho?? Instant?? Sulap?? Hehe

Saya terusik sekali dengan keadaan yang banyak saya temui, orang yang saya temui cantiikk sekali dan terawat, maka pikiran yang terbentuk di kepala saya adalah rumah yang dia tinggali juga akan sama terawatnya seperti dia karena gambaran itulah yang saya lihat pada dirinya. Namun kenyataan yang saya dapati ternyata tidak seperti itu, banyak sekali keadaan dimana saya bertemu dengan orang cantik/ganteng dan terawat tetapi berbanding terbalik dengan keadaan rumah atau ruangan yang ia tinggali. Jangan kemukakan pada saya, bahwa hanya karena anda terlalu sibuk, maka anda tidak akan sempat melakukan semua itu...hehehehe..karena saya akan bantah dengan kata-kata ini, anda saja sempat melakukan perawatan pada tubuh anda sampai ke tempat yang jauh, tetapi tidak sempat membereskan ruangan yang justru sangat dekat dengan anda itu.


Anda hanya perlu membiasakan hal ini saya, dan bukan dalam skala yang besar tiap anda lakukan itu. Saya masih akan gunakan quote ini “REPETITION MAKES PERFECT”, kebiasaan yang anda lakukan berulang-ulang (tidak perlu dengan skala besar tapi menerus) akan menghasilkan kesempurnaan, dan di titik itu anda akan mendapatkan kepuasan atas hasil kerja keras yang tidak anda sadari.

Saya akan coba memberikan sedikit tips yang bisa anda jadikan langkah untuk anda mencoba menciptakan ruangan indah yang selaras dengan kecantikan anda itu lhooo...;D
Dan tentu saja, anda tidak ingin kan di katakan, “Eh, cantik-cantik kok rumahnya gak cantik?” hehehe..

Anda tidak perlu khawatir karena cantik tidaklah harus mahal, dan gak semua yang mahal itu cantik. Jadi, anda bisa mulai dengan tahapan sebagai berikut:

  • First, CHOOSE YOUR COLOR (Pilih Warnamu)
  • Second, LOOKING FOR YOUR STUFF (Cari ‘Pernik’mu)
  • Third, MAKE YOUR OWN STYLE TO ORDER YOUR STUFF (Buat Gayamu Dalam Penataan)
  • Fourth, COMBINE YOUR COLOR AND YOUR STUFF (Kombinasikan Warna dengan Pernikmu)
  • Fifth, CLEAN ROOM AND RETURN THE STUFF (Bersihkan Ruang dan Kembalikan pada Tempatnya)
  • Sixth, REPETITION MAKES PERFECT (Pengulangan Membuat Kesempurnaan)

Oke kalau begitu, selamat berkreasi!